Cara Mengatasi File Explorer Not Responding di Windows 10

File explorer not responding pada windows 10 menjadi sosok yang menakutkan bagi yang memiliki sedikit pengetahuan tentang komputer.

Windows Explorer ini adalah suatu program untuk mengelola file di Windows. Jadi, semua program yang berjalan di Windows memang bergantung pada Windows Explorer.

Sehingga keberadaan Windows Explorer memang sangat penting, jika Windows Explorer mengalami masalah, bisa dipastikan bahwa berbagai aplikasi lainnya juga ikut bermasalah.

Ada berbagai masalah yang bisa terjadi pada Windows Explorer, salah satunya yaitu not responding, aplikasi sering tertutup sendiri, kursor yang tidak bisa digerakkan dan layar yang tiba-tiba berhenti.

Dan biasanya gangguan tersebut juga disertai dengan munculnya pesan “Windows Explorer Has Stopped Working” atau “Windows Explorer Not Responding”.

Tentunya gangguan tersebut sangat mempengaruhi kegiatan kita saat menggunakan laptop atau PC ya.

Cara Mengatasi File Explorer Not Responding

Cara Mengatasi File Explorer Not Responding

Jika PC atau laptop Anda sering mengalami gangguan tersebut, maka Anda harus segera mengetahui cara mengatasi file explorer not responding. Nah, berikut ini cara-caranya:

Menjalankan System File Checker

cara mengatasi file explorer not responding dengan cmd

SFC atau System File Checker adalah salah satu fitur yang terdapat di Windows dan dapat Anda gunakan untuk bisa memperbaiki secara otomatis file sistem yang korup atau rusak.

Fotur SFC ini berjalan lewat CMD (Command Prompt). Berikut langkah-langkahnya:

  • Untuk Windows 7. Klik Start > All Programs > Accessories > dan klik kanan di Command Prompt > Run as administrator.
  • Untuk Windows 8 dan Windows 10. Klik Start > pada kolom pencarian ketik “CMD” > aplikasi Command Prompt akan muncul > pada panel sebelah kanan klik Run as administrator.
  • Setelah mengikuti cara di atas sesuai dengan operasi Windows yang digunakan pada laptop atau PC Anda, langkah selanjutnya ketik “sfc/scannow” di program Command Prompt yang terbuka dan tekan Enter.
  • SFC pun akan melakukan scan pada semua file sistem di Windows dan secara otomatis akan memperbaiki kerusakan yang ada.
  • Tunggu beberapa saat hingga prosesnya selesai, dan nantinya akan muncul keterangan di Command Prompt.
  • Dan terakhir, silahkan cek apakah error Windows Explorer Has Stopped Working atau Windows Explorer Not Responding sudah hilang.

Restart Windows Explorer

mengatasi file explorer not responding dengan restart explorer

Cara yang kedua ini akan berhasil jika masalah terjadi pada sistem yang membutuhkan restart agar bisa memuat ulang sistem. Berikut langkah-langkah untuk restart Windows Explorer:

  • Klik kanan di Taskbar dan pilih Task Manager.
  • Klik Process, dan Anda bisa menemukan program Windows Explorer atau explorer.exe. Dan klik kanan, lalu klik Restart.
  • Pada proses restart ini, layar laptop sementara akan kosong dan setelah beberapa saat akan kembali seperti semula. Jika berhasil, maka file explorer not responding akan hilang.

Cara Mengatasi Windows Explorer Not Responding dengan Mengganti Pengaturan Display

mengatasi windows explorer not responding dengan display

Menyesuaikan display setting di laptop atau komputer Anda juga bisa mengatasi not responding di Windows Explorer.

Masalah pada Windows Explorer terjadi karena display yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan tampilan grafis dari text, ikon, gambar, dan lainnya tidak sesuai dengan resolusi layar sehingga menjadikan Explorer sering menutup dengan sendirinya. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Untuk Windows 10. Klik Start > Settings (ikon gear) > System. Jendela baru akan terbuka dan klik Display yang ada di bagian kiri panel. Jangan lupa untuk mengganti Scale and layout menjadi 100%. Lalu, pada Resolution bisa Anda sesuaikan dengan resolusi pada layar laptop atau PC Anda. Sedangkan di Orientation pilihlah Landscape.
  • Untuk Windows 7. Klik kanan di area kosong yang ada di Desktop > Resolution > resolusinya dapat diganti menyesuaikan dengan layar dari laptop dan PC yang Anda gunakan.

Membersihkan File Explorer History

membersihkan file explorer cache di options

Jika terjadi error di Windows Explorer, salah satu cara yang bisa Anda coba yaitu dengan membersihkan File Explorer History.

Seperti yang diketahui cache dapat menyebabkan error dan not responding di Windows Explorer. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Klik Start > Control Panel > File Explorer Options.
  • Di tab General bagian bawah terdapat keterangan Clear File Explorer history, klik Clear.
  • Proses pembersihan file Explorer History pun sedang berjalan dan tunggu hingga prosesnya selesai, dan klik Ok.

Nonaktifkan Fitur Customer Experience Improvement

mematikan customer experience improvement

Customer Experience Improvement adalah salah satu fitur yang terdapat di Windows. Fungsi dari fitur tersebut yaitu secara otomatis mengirimkan berbagai data pengguna ke server Microsoft.

Dengan menjalankan fitur ini, maka bisa mendapatkan feedback dari pengguna agar Windows bisa melakukan peningkatan.

Jika fitur ini membuat Windows bermasalah, maka Anda bisa menonaktifkannya. Berikut langkah-langkahnya:

  • Tekan Start + R di keybaord laptop atau PC > ketik gpedit.msc > klik Ok.
  • Setelah program terbuka, maka Anda bisa masuk ke direktori di bawah ini:

Computer Configuration, lalu klik Administrative Templates dan pilih System.

Setelah itu, Anda bisa pilih Internet Communication Management, dilanjutkan dengan Internet Communication Settings.

  • Langkah selanjutnya, klik kanan di Turn off Windows Customer Experience Improvement > Edit > Enable > Ok.
  • Dan langkah terakhir, tutuplah program gpedit dan Anda pun sudah bisa menggunakan laptop atau PC seperti biasanya.

local policy customer experience improvement

Nonaktifkan Fitur Automatic Folder Type Discovery

Fitur Automatic Folder Type Discovery berguna untuk mengoptimasi tampilan file yang ada sesuai dengan jenis file terbanyak yang berada di dalamnya.

Dengan menonaktifkan fitur ini maka Windows Explorer bisa berjalan lebih cepat. Berikut langkah-langkahnya:

  • Langkah pertama, bukalah Windows Explorer > klik kanan pada folder yang dianggap menjadi sumber masalah > Properties > Customize.
  • Ganti “What kind of folder do you want?” Menjadi “General Items” > Apply > Ok.

Mengubah Tampilan File pada Direktori Menjadi Ikon

Thumbnail yang korup bisa menjadi penyebab Windows Explorer berhenti bekerja dan error.

Hal tersebut akan membuat proses pemuatan file di dalamnya menjadi terganggu sehingga Not Responding di Windows Explorer pun terjadi.

Maka dari itu Anda harus mengubah tampilan file direktori menjadi ikon, bukannya thumbnail. Ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Masuk ke Control Panel > File Explorer Options > klik View > ceklis di Always show icons, never thumbnails > dan Anda bisa klik Ok.
  • Setelah itu tutup jendela yang ada di Control Panel.

Tambah Kapasitas Drive C

Seiring dengan bertambahnya aplikasi, maka akan membuat Drive C juga cepat penuh.

Drive C penuh yang tidak segera diatasi akan membuat kinerja laptop atau PC menjadi lebih lambat dari yang seharusnya dan kinerja Explorer juga menjadi terganggu.

Jika Drive C penuh, maka Anda harus segera menambah kapasitasnya dengan mengambilnya dari partisi lain.

Replace explorer.exe dengan yang Baru

Program explorer.exe yang rusak menyebabkan Windows Explorer Not Responding.

Cara untuk mengatasinya yaitu dengan mengganti explorer.exe dengan yang baru. Caranya:

  • Terlebih dahulu download program explorer.exe.
  • Copy-paste file baru tadi ke C:\Windows dan pilih Replace.

Scan dengan Antivirus

Cara mengatasi file explorer not responding yang selanjutnya yaitu dengan scan komputer dengan antivirus.

Virus dan juga malware merupakan salah satu sumber masalah utama yang bisa menyebabkan berbagai masalah di sistem operasi Windows.

Jika di explorer terjadi masalah, maka Anda harus curiga bahwa virus dan malware menjadi penyebabnya.

Untuk pengguna Windows 10, maka bisa menggunakan Windows Security dan lakukan scan secara menyeluruh di laptop atau PC.

Jika ada virus yang terdeteksi, langsung lakukan pembersihan. Setelah itu, lakukan restart.

Tambah Ukuran Virtual Memory

Virtual Memory atau bisa juga disebut dengan RAM adalah tempat sementara untuk menyimpan file dari berbagai program yang sedang berjalan.

Dengan menambah ukuran RAM maka dapat mempercepat kinerja Windows Explorer.

Update Windows

Banyak orang yang menyepelekan update Windows, padahal dengan mengupdate Windows secara berkala bisa mencegah terjadinya masalah karena sistem out of date.

Dengan melakukan update maka patch menutup bug di Windows dan tentunya meningkatkan keamanan.

Berikut cara update Windows untuk laptop atau PC dengan sistem operasi Windows 8 dan Windows 10:

Masuk ke Settings > Update & Security > Check for Updates > tunggu beberapa saat hingga proses download dan install selesai > lalu restart.

Lantas, bagaimana dengan Windows 7? Sayangnya support secara resmi dari Microsoft untuk Windows 7 sudah dihentikan, sehingga update terbaru sudah tidak ada lagi.

Reset PC

Dengan reset PC sebenarnya memberikan dampak yang tidak jauh berbeda dengan menginstall ulang. Namun dengan reset PC, kita dapat memilih mana saja file personal yang tidak dihapus di Drive C.

Bahkan reset PC ini juga mirip dengan factory reset yang ada di Smartphone, karena bisa menghapus berbagai program yang ada dari pihak ketiga dan juga membuat Windows kembali seperti semula.

Biasanya beberapa pesan error yang sering muncul, antara lain:

  • explorer.exe is not a valid Win32 application.
  • explorer.exe is not running.
  • Cannot find explorer.exe.
  • Error starting program: explorer.exe.
  • Faulting Application Path: explorer.exe.
  • The file explorer.exe is missing or corrupt.
  • Windows failed to start – explorer.exe.
  • Pesan error yang selanjutnya adalah The instruction at 0x00007FFF64B0CCC0 referenced memory at 0x000000000000000. The memory could not be read. Click OK to terminate the program.
  • explorer.exe Application Error.
  • explorer.exe could not be found.
  • explorer.exe could not be installed.
  • explorer.exe could not be launched. Class not registered.
  • explorer.exe could not be started.
  • explorer.exe failed to initialize properly.
  • Dan pesan error yang terakhir yaitu explorer.exe has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.

Setelah reset PC dilakukan maka Anda harus menginstall ulang beberapa program yang diperlukan, setelah itu bisa menyesuaikan kembali setelan Windows ya.

Memang terlihat agak sedikit merepotkan, namun cara ini bisa dibilang ampuh untuk mengatasi file explorer not responding.

Cara Mengatasi Windows Explorer Not Responding dengan Menjalankan System Restore

Dan cara yang terakhir yaitu dengan menjalankan system restore. Saat Anda menjalankan system restore maka Windows akan kembali ke kondisi awal (sebelum restore point dibuat).

Bagi Anda yang belum mengetahui restore point, sebenarnya merupakan suatu fitur yang berfungsi untuk membuat backup system secara menyeluruh yang dapat digunakan jika komputer sedang error dan Anda tidak mengetahui bagaimana cara untuk mengatasinya.

Fitur system restore bisa Anda manfaatkan jika Windows Explorer Not Responding, sering crash, berhenti, ataupun keluar sendiri.

Perlu diingat bahwa Anda perlu mengaktifkan fitur ini sebelumnya. Karena jika system restore di komputer Anda belum diaktifkan, fitur ini pun tidak bisa digunakan.

Windows Explorer Not Responding memang menjadi hal yang paling menyebalkan dan sangat mengganggu aktivitas kita saat menggunakan laptop atau komputer.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like